Mengenal Lebih Dekat Tentang Alat Kesehatan Syringe Pump

Tidak seperti pada zaman dulu dimana dunia kesehatan masih minim alat-alat untuk memudahkan menangani pasien sesuai penyakitnya, dizaman sekarang para teknisi kesehatan sebut saja dokter sudah dibantu dengan teknologi alat kesehatan yang semakin canggih yang tentu akan memudahkan dalam proses penanganan penyakit yang ada pada pasien seperti operasi, kemoterapi dan lain sebagainya.

Salah satu alat kesehatan yang memiliki peranan penting dalam dunia kesehatan yang ingin kita bahas disini adalah alat bernama Syringe Pump. Pasti masih belum banyak dari anda yang mengenal alat satu ini. Syringe Pump adalah alat yang berguna membantu pekerjaan teknisi kesehatan seperti perawat dalam merawat pasiennya sehingga dengan bantuan alat ini bisa menekan terjadinya human eror yang kerap terjadi dalam dunia kesehatan.

Agar wawasan kita bertambah karena dengan menuntut ilmu bisa membawa kita ketempat yang lebih baik, disini anda bisa mengetahui lebih lanjut mengenai fungsi syringe pump secara lebih detail, bagian-bagian syringe pump dan penjelasan lainnya mengenai alat medis canggih satu ini.

Fungsi Syringe Pump

Seperti yang sudah kita singgung diatas tadi, alat ini sangat berguna dalam membantu pekerjaan tenaga medis khususnya perawat. Syringe Pump berfungsi untuk mengatur jadwal pemasukan cairan obat kedalam tubuh pasien secara otomatis sesuai pengaturan yang diberikan, sehingga proses pengobatan pasien seperti memasukan obat dalam bentuk cairan kedalam tubuh pasien dapat diatur dengan baik oleh alat ini, mulai dari takaran tiap tetesnya yang sangatlah akurat.

  • Alat yang digunakan untuk memasukan obat dalam bentuk cairan kedalam tubuh pasien seperti infus dengan otomatis serta dengan ketepatan takaran yang tinggi.
  • Dapat mengontrol efek kadar obat sehingga tidak terlalu rendah atau terlalu tinggi yang artinya benar-benar pas.
  • Solusi bagi pasien yang tidak bisa meminum obat dalam bentuk kapsul

Prinsip Kerja Syringe Pump

Prinsip dasar syringe pump yakni memasukan cairan obat kedalam tubuh pasien dengan kadar atau dosis yang tepat dan dapat diatur dengan mudah sehingga dapat meminimalkan terjadinya kesalahan yang sering dilakukan oleh manusia. Keamanan dari alat ini sangatlah baik karena dilengkapi dengan sensor alarm yang sangat sensitif apabila terjadi kesalahan pada alat.

Alarm itulah yang membuat alat ini menjadi alat dengan tingkat keamanan yang baik untuk digunakan dalam prosedur penyembuhan yang dilakukan oleh para tenaga menis, alarm yang ditanamkan pada syringe pump ada tiga macam untuk permasalahan yang berbeda-beda pula yaitu

1. Alarm untuk kemampetan

Alarm ini akan berbunyi apabila terjadi kesalahan pada alat yakni apabila terjadi penyumbatan pada salurannya. Penyumbatan yang terjadi pada alat bisa diakibatkan oleh banyak hal seperti adanya tekanan yang berlebih pada sistem pompa. Alarm ini akan bertindak mematikan tindakan pemompaan apabila terjadi penyumbatan sehingga dapat mengurangi resiko yang ditimbulkan dari suatu kesalahan.

2. Alarm untuk dosis cairan yang dimasukan

Alarm ini akan berbunyi apabila dosis atau takaran yang dimasukan sudah sesuai dengan batasan atau limit yang sebelumnya sudah ditentukan. Tujuannya adalah agar pasien dan pihak tenaga medis tau bahwa obat sudah dimasukan sepenuhnya pada tubuh pasien sesuai dengan pengaturan yang sebelumnya ditetapkan.

3. Alarm untuk meberitahukan cairan sudah hampir habis

Alarm berikutnya juga tidak kalah penting yakni alarm untuk memberitahukan bahwa cairan yang dimasukan pada alat sudah hampir habis sehingga tenaga medis bisa menanganinya. Tentunya alarm ini berguna untuk mencegah alat kehabisan cairan yang akan dimasukan kedalam tubuh pasien yang semestinya dimasukan secara berkesinambungan.

Bagian – Bagian Syringe Pump

bagian - bagian syringe pump

Tentunya tidak ada salahnya mengetahui bagian-bagian spyringe pump ini untuk menambah wawasan anda, terlebih lagi apabila anda yang bersekolah didunia kesehatan ada baiknya untuk mengenal alat ini dan juga bagian-bagiannya agar membuat anda tidak blank ketika melihat syringe pump ini nantinya.

  • Panel untuk pengoperasian yang isinya adalah beberapa tombol seperti power display, power switch, indikator syringe size, start switch, dan indikator alarm
  • Clamp, bagian ini berfungsi sebagai penjepit dari suntikan syringe.
  • Dial, bagian ini berfungsi untuk menaikan dan menurunkan delivery rame
  • Cluth
  • Slider
  • Slider hook

Itulah bagan dari bagian-bagian syringe pump yang tentunya tidak ada salahnya untuk kita ketahui.

Contoh SOP (Prosedur Penggunaan) Syringe Pump

pengertian syringe pump

Selain perlu mengenal bagian-bagian syringe pump dan fungsinya yang perlu anda tahu selanjutnya adalah cara memasang syringe pump atau cara menggunakan syringe pump dengan benar sesuai dengan SOP syringe pump atau standar operasi penggunaan alat ini agar dalam penggunaannya nanti dapat berjalan dengan baik sebagaimana mestinya.

Adapun prinsip-prinsip yang harus anda ketahui dalam prosedur penggunaan syringe pump ini yakni seperti

# Menentukan konsentrasi

Tentunya hal ini adalah hal penting yang harus benar-benar anda  perhatikan, karena prinsip kerja alat ini yakni untuk memasukan cairan dengan aturan yang telah ditetapkan, jadi apabila anda menetapkan konsentrasi yang salah tentunya alat ini akan mengikuti perintah input yang salah.

# Menentukan Dosis

Dosis yang dibutuhkan pasien tentunya berbeda-beda oleh karenanya anda harus tahu terlebih dahulu dosis obat yang diperlukan pasien sebelum menggunakan alat ini untuk memasukan obat tersebut. Setelah anda mengkonfirmasinya barulah anda masukan obat yang sudah sesuai dosis tadi dan atur alat tersebut.

# Menentukan Kecepatan

Seperti yang sudah anda tahu dari pembahasan diatas dimana alat ini bisa diatur kecepatan dalam memasukan obat kedalam tubuh pasien dengan sangat tepat. Oleh karenanya anda perlu tahu aturan kecepatan yang harus digunakan pada pasien agar bisa mengatur alatnya sesuai dengan keperluan.
Barulah masuk ketahapan cara penggunaan syringe pump yang ditunggu-tunggu, adapun tahapan yang perlu dilalui untuk pemasangan dan penggunaan alat adalah

  • Mengisi daya kisaran 15 jam sebelum digunakan
  • Memasang syring pump ketiang infus
  • Meletakan pole clamp pada posisi yang tepat
  • Mengencangkan sekrup yang ada pada pole clamp
  • Menghidupkan alat dengan menekan tombol power pada alat
  • Tunggu alat selesai melakukan kalibrasi dan masuk kedalam mode bekerja atau workmode, lalu masuk kedalam menu dan atur kecepatan, waktu dan berat.
  • Lanjut ketahapan pengaturan parameter injeksi
  • Dan kemudian melakukan pengaturan pada injection rate dan injection volume
  • Setelah pengaturan selesai barulah kita bisa memasukan obat dan menekan tombol start
  • Jika alarm berbunyi maka anda harus mencari tahu apa penyebab alarm itu berbunyi dan memperbaikinya
  • Matikan alat setelah selesai digunakan.

Itulah cara memasang dan menggunakan syringe pump yang tentunya perlu anda ketahui terutama anda yang bergelut didunia kesehatan, tentunya cara memasang syring pump dan cara penggunaan syringe pump perlu anda ketahui dengan baik.

Perawatan alat ini tentunya dibutuhkan untuk membuat alat dapat berjalan dalam kondisi prima setiap kali digunakan dan juga awet, yakni seperti mengecek secara berkala apakah ada kerusakan pada alat, melakukan pengisian daya minimal 8 jam sebelum digunakan dan sebagainya.

Baca juga : Mengenal lebih detail tentang alat Infus Pump

Dari uraian diatas kita tentunya sudah mengetahui pengertian syringe pump bahwasanya syring pump ini adalah alat yang berfungsi untuk memasukan obat dalam bentuk cairan kedalam tubuh pasien secara berkesinambungan dengan ketepatan yang tinggi sesuai dengan pengaturan yang diberikan oleh tenaga ahli.


 

Add Comment