Tips Memilih Jenis Tensimeter Yang Ingin Anda Beli

Tekanan darah tinggi merupakan salah satu penyakit yang perlu kita waspadai. Sebab, penyakit ini dapat memicu adanya penyakit lain, yang disebut dengan istilah komplikasi. Oleh karena itu, mengapa ketika kita datang ke rumah sakit atau klinik untuk memeriksakan diri, hal pertama yang dilakukan adalah mengukur tekanan darah dengan tensimeter.

Memang benar, tekanan darah tinggi tidak selalu menimbulkan gejala khas yang dirasakan oleh penderitanya. Satu – satunya hal yang dapat mendeteksi adanya kelainan pada tekanan darah adalah menggunakan alat ukur tekanan darah yang kita semua mengenalnya dengan istilah tensimeter.

Ketika kita difonis menderita tekanan darah tinggi, biasanya dokter akan menyarankan kita untuk melakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin ke rumah sakit. Namun, tidak semua orang memiliki waktu untuk itu. Namun tidak perlu khawatir sebenarnya, karena sekarang alat ukur tekanan darah/ tensimeter dijual bebas dimana – mana, khususnya toko alat kesehatan.

tips memilih tensimeter

Tips Memilih Tensimeter Sesuai Kebutuhan

Terdapat beberapa jenis tensimeter yang dijual dipasaran. Dan semuanya bebas kita miliki. Namun alangkah baiknya, sesuaikan dengan keadaan dan juga kebutuhan anda. Berikut ini beberapa tips memilih tensimeter sebelum anda memutuskan untuk membelinya.

1. Ketahui Jenisnya

Secara umum, ada dua macam jenis tensimeter yang umum digunakan. Yaitu tensimeter digital dan tensimeter manual. Masing – masing diantaranya memiliki beberapa model. Contohnya tensimeter manual, memiliki beberapa model diantaranya yaitu tensimeter jarum atau Aneroid, dan tensimeter Air Raksa. Namun untuk jenis air raksa, karabnya disarankan sudah tidak digunakan lagi karena alas an keamanan.

Tensimeter digital juga memiliki beberapa model, yang umum adalah seperti yang kita lihat di klinik. Namun ada juga jenis tensi digital lengan yang modelnya seperti jam tangan sehingga penggunaanya dikenakan pada lengan tangan yang diukur.

2. Ketahui Cara Penggunaanya

Untuk memilih jenis tensimeter mana yang akan anda beli, pastikan anda mengetahui sedikit banyak tentang bagaimana cara menggunakannya. Untuk jenis tensi digital, cara penggunaanya relative mudah dan saya yakin siapa saja dapat menggunakannya. Bahasa mudahnya, anda cukup menekan “start”, tunggu beberapa detik, hasil langsung dapat dilihat di layar.

Berbeda dengan tensimeter manual yang cara penggunaanya perlu dipelajari. Namun itupun tidak sulit. Anda hanya cukup belajar kemudian beberapa kali latihan saja. Tidak terlalu sulit, namun anda perlu banyak menggunakannya agar insting semakin tajam. Sebab, hasil pengukurannya tergantung pada si pengukur.

Baca : Langkah – langkah menggunakan tensimeter manual

3. Sesuaikan Dengan Harga

Tips berikutnya dalam memilih jenis tensimeter hendaklah disesuaikan juga dengan harga. Kemampuan orang tentu saja berbeda – beda, biarpun memiliki kondisi yang sama. Oleh sebab itu, tanyakan dulu berapa kisaran harga jenis tensimeter yang ingin anda beli. Sekedar informasi, tensimeter digital memang masih menjadi jenis tensi yang paling mahal. Hal ini karena kepraktisan dan kemudahan penggunaanya.

Sedangkan untuk tensimeter manual seperti tensimeter jarum (Aneroid) lebih murah ababila dibandingkan dengan tensimeter digital. Namun konsekuensinya, anda harus mau belajar bagaimana cara penggunaanya. Bahkan untuk merk tensi yang bagus jika kita bandingkan dengan tensi digital, masih lebih mudah tensimeter jenis manual. Jadi, silahkan sesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan anda.

Mungkin tiga opsi diatas bisa menjadi bahan pertimbangan anda ketika ingin membeli sebuah alat ukur tekanan darah atau tensimeter untuk kebutuhan anda dirumah. Tentu anda memiliki pertimbangan sendiri dalam menentukan yang mana yang pas dengan kondisi anda. Sekian, semoga bermanfaat !


 

Add Comment